Pengumuman Hasil Tes Wawancara Seleksi Caleg DPRD Gelombang II

Pengumuman Hasil Tes Wawancara Seleksi Caleg DPRD Gelombang II

Salam solidaritas!

Bro dan Sis, sebentar lagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta akan memiliki wajah baru yang siap #BikinKerenJakarta di DPRD!

Beberapa waktu lalu, juri ahli seleksi caleg DPRD PSI Jakarta telah melakukan tes wawancara terhadap bacaleg-bacaleg DPRD DKI Jakarta. PSI Jakarta sangat bangga karena ternyata bacaleg kita didominasi oleh anak muda yang ingin membawa perubahan di politik sesuai dengan kapasitas bidangnya masing-masing.

Komite Seleksi Caleg DPW PSI DKI Jakarta resmi mengumumkan kandidat-kandidat yang berhasil lolos Tahap Wawancara Gelombang II Seleksi Terbuka Calon Legislatif Tingkat DPRD DKI. Setelah menerima hasil penilaian dari para dewan juri, berikut ini adalah nama-nama kandidat yang berhasil lolos Tahap Wawancara Gelombang II Seleksi Terbuka Calon Legislatif PSI DKI Jakarta:

Kelas Caleg Solidaritas #1: Mendulang Suara Rakyat Melalui Personal Branding Yang Baik

PSI Jakarta mengadakan kelas kaderisasi bagi para bakal calon legislatif. Kelas Kaderisasi pertama yaitu tentang PSI dan personal branding. Ketua DPP, Bro Sumardy Ma didaulat menjadi pembicara. Kelas kaderisasi bagi para bacaleg PSI Jakarta ini merupakan wujud tanggung jawab PSI dalam rangka menyiapkan calon calon anggota legislatif yang berintegritas.

Kelas PSI dan Personal Branding memberikan banyak informasi dan pengetahuan yang baru bagi bacaleg tentang bagaimana seorang kandidat pemilihan legislatif mampu membangun personal brandingnya masing – masing. Dalam materinya, Bro Sumardy yang juga merupakan seorang yang ahli dalam bidang marketing, beliau menyarankan agar para bacaleg harus mulai membangun narasi yang tepat untuk sebuah positioning atau identitas.

Kelas kaderisasi Bacaleg “PSI & Personal Branding” oleh ketua DPP, Bro Sumardy

Narasi yang hendak dibangun bisa dimulai dengan mencermati dapilnya masing-masing. Caleg diharapkan mampu mengamati apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan di daerah pilihannya.

Salah satu point penting yang juga disampaikan oleh Bro Sumardy dalam kelas kaderisasi ini adalah bagaimana tren millenial hari ini yang otentik atau menjadi diri sendiri. Artinya, para pemilih pemula dan pemilih muda lebih tertarik pada sosok atau figur yang secara kepribadian tidak terkesan dibuat –buat.

80 PERSEN PEREMPUAN INDONESIA TIDAK BERSEDIA RADIKAL

80 PERSEN PEREMPUAN INDONESIA TIDAK BERSEDIA RADIKAL

PSI Jakarta hadir di acara yang diadakan oleh Wahid Foundation bekerjasama dengan Lembaga Survei Indonesia dan UN Women pada Senin, 29 Januari 2018 di JS Luwansa, Kuningan beberapa waktu yang lalu. Acara tersebut merilis Laporan Survei Nasional Tren Toleransi Sosial-Keagamaan di Kalangan Perempuan Muslim Indonesia. Hadir pula di acara tersebut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Acara dibuka oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani. Dalam pidato sambutannya, Menteri Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia agar menjadi perempuan yang progresif dan revolusioner, meskipun terkadang perempuan kerap kali tertahan pada peran domestiknya sebagai seorang ibu yang juga harus mengurusi urusan rumah tangga.

Sementara Menteri Yohana Yembise dengan tegas mengatakan bahwa berdasarkan riset UN Women, perempuan Indonesia sudah maju, perempuan Indonesia saat ini menempati posisi strategis sehingga sangat memungkinkan perempuan-perempuan Indonesia ini menjadi “Messenger of Peace”.

Dalam acara tersebut, Yenny Wahid, selaku direktur Wahid Foundation memaparkan hasil survey, dalam hasil survei tersebut menunjukkan bahwa perempuan Indonesia berada pada angka persentase 80,0% menyatakan tidak bersedia radikal. Angka tersebut menjadi kabar baik bagi kita semua, hal ini dikarenakan banyaknya kalangan yang menginginkan hukum di Indonesia diganti menjadi hukum syariah berdasarkan hukum Al-Quran. Yenny juga mengatakan bahwa di Indonesia, hukum Islam tidak digunakan sebagai hukum positif, akan tetapi yang diterapkan di Indonesia adalah hukum pidana dan perdata.
Partai Solidaritas Indonesia berpegang teguh pada nilai-nilai anti intoleransi, oleh karena itu PSI Jakarta senantiasa turut berpartisipasi dalam acara-acara yang mendukung nilai-nilai toleransi antar ummat beragama.

Pengumuman Tes Wawancara Seleksi Caleg DPRD I

Salam solidaritas!

Bro dan Sis, sebentar lagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta akan memiliki wajah baru yang siap #BikinKerenJakarta di DPRD!

Beberapa waktu lalu, juri ahli seleksi caleg DPRD PSI Jakarta yang terdiri dari Hasan Nasbi, Ade Irawan, Ani Sutjipto, dan Anis Hamim, telah melakukan tes wawancara terhadap 54 bacaleg DPRD DKI Jakarta. PSI Jakarta sangat bangga karena ternyata bacaleg kita didominasi oleh anak muda yang ingin membawa perubahan di politik sesuai dengan kapasitas bidangnya masing-masing.

Hari ini, Komite Seleksi Caleg DPW PSI DKI Jakarta resmi mengumumkan kandidat-kandidat yang berhasil lolos Tahap Wawancara Gelombang I Seleksi Terbuka Calon Legislatif Tingkat DPRD DKI. Setelah menerima hasil penilaian dari para dewan juri, berikut ini adalah nama-nama kandidat yang berhasil lolos Tahap Wawancara Gelombang I Seleksi Terbuka Calon Legislatif PSI DKI Jakarta:

 

Selamat bagi Bro dan Sis yang lolos tes wawancara! Tahap selanjutnya, bacaleg yang lolos tes wawancara akan mengikuti Kampanye Mini.
Para bacaleg yang berhasil lolos tes wawancara diharapkan untuk mengikuti Kaderisasi Caleg dengan tema “Penyusunan Anggaran Daerah” pada Sabtu, 9 Desember 2017 pukul 16.00-18.00 WIB di Agora Event Space, Jalan Petojo Melintang no 20 Gambir, Jakarta Pusat.
Bagi Bro dan Sis yang belum lolos, jangan patah hati! Kamu masih bisa berkontribusi di Partai Solidaritas Indonesia dengan menjadi kontributor #PatunganRakyat dan relawan di berbagai kegiatan sosial PSI Jakarta.
Punya nyali buat #BikinKerenJakarta?

 

Penggalangan Dana Parpol Publik Untuk PSI Tembus 414 Juta

Jakarta — Demi mendorong publik terlibat untuk memiliki “saham” politik, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali mengadakan penggalangan dana akbar bertajuk “Patungan Rakyat” pada Sabtu sore (30/9) di Balai Kartini, Jakarta. Total dana yang terkumpul mencapai 414 juta Rupiah dari 258 kontributor.

Patungan Rakyat dihadiri oleh kader dan pengurus PSI seperti Grace Natalie, Isyana Bagoes Oka, Guntur Romli, Rian Ernest Tanudjaja, dan Michael Victor Sianipar. Patungan Rakyat memang menjadi salah satu program kerja penting PSI untuk mengembalikan energi baru dalam politik.

“Ketika ditanya, memang boleh ya parpol menggalang dana publik? Harusnya kita bertanya kepada parpol yang sekarang ada: selama ini mereka mendapatkan dana dari mana? PSI terbuka mengajak semua masyarakat patungan. Laporan keuangan kami bisa di akses oleh semua orang lewat website.” ungkap Anthony Wonsono, ketua pelaksana Patungan Rakyat PSI, lewat sambutan pembukaan Patungan Rakyat.
Penggalangan dana PSI terutama ditujukan untuk membantu caleg-caleg PSI berkampanye dalam Pemilu 2019 sekaligus mencegah praktek korupsi ketika sudah menjabat sebagai wakil rakyat.

Harapannya, para caleg PSI terbantu dalam segi pendanaan politik. Karena bagi PSI, akar permasalahan korupsi adalah masalah mahalnya pendanaan politik mulai dari praktik mahar sampai biaya kampanye.

“Kalau kita lihat, banyak politisi yang untuk kampanye saja harus menggunakan harta pribadi bahkan rela berhutang. Ketika terpilih, ya otomatis mereka akan mencari cara untuk balik modal. Belum lagi pungutan operasional partai. Ini memberatkan. Untuk itu, bagi PSI akar dari korupsi ya justru karena pendanaan politik itu sendiri.” pungkas Grace Natalie, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia.

“Kekuasaan politik harus kembali kepada marwahnya, membuat kebijakan-kebijakan politis yang berguna bagi kehidupan masyarakat. Bukannya merampok kepercayaan dan uang rakyat.” lanjut Grace.

“Kami dari PSI sangat senang dan bangga. Ternyata, masih banyak masyarakat yang peduli akan perbaikan politik kita. Patungan Rakyat PSI akan diadakan tiga bulan sekali, konsepnya akan berupa gala dinner seperti ini sampai berupa ‘saweran’ rakyat di kampung-kampung warga.” jelas Neildeva Despendya, selaku juru bicara dari DPW PSI DKI Jakarta.

PSI masih mengajak publik seluas-luasnya untuk ikut patungan. Jika publik ingin berdonasi, bisa secara online lewat website jakarta.psi.id. Kontributor juga wajibkan menandatangani surat pernyataan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

 

 

Futsal Solidaritas DPD PSI Jakarta Timur

Dewan Pengurus Daerah (DPD) PSI Jakarta Timur menyelenggarakan futsal solidaritas pada Minggu malam (24/09) lalu. Acara ini dilakukan agar anggota dan pengurus PSI Jakarta Timur — yang mayoritas anak muda tersebut — semakin solid. DPD PSI Jakarta Timur ingin agar partai politik menjadi sarana kegiatan positif bagi anak muda baik soal pendidikan politik, olahraga, seni, lingkungan, dan lainnya.

Kegiatan futsal ini dipimpin oleh Bro Panca selaku Ketua DPD PSI Jakarta Timur. Kedepannya, Bro Panca berharap kompetisi persahabatan futsal bisa dilaksanakan serentak oleh PSI DKI Jakarta.

 

Penggalangan Dana Publik Pertama Dalam Sejarah Parpol Indonesia

Tsamara Amany (kiri), Milly (tengah), dan Michael Sianipar (kanan), kader muda PSI di acara pembukaan seleksi caleg PSI Jakarta (Minggu. 17 September 2017)

 

JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Wilayah DKI Jakarta akan menggelar acara penggalangan dana partai politik hari Minggu (17/9) besok. Penggalangan dana yang terbuka untuk publik tersebut bernama “Patungan Rakyat”.

“Banyak yang heran, kok parpol ngajak patungan? Kegiatan ini memang sengaja diadakan untuk memberikan rasa kepemilikan (ownership) kepada publik dalam hal membantu mewujudkan cita-cita politik yang bersih. Agar ‘orang-orang baik’ bisa berkompetisi di ranah politik tanpa dibebani pungutan partai.” jelas Michael Victor Sianipar selaku ketua DPW PSI Jakarta.

Patungan Rakyat merupakan kegiatan pendanaan partai politik yang partisipatif oleh masyarakat, untuk membantu caleg idaman publik duduk di politik. Kegiatan penggalangan dana ini pertama kalinya diadakan dalam sejarah partai politik Indonesia.

Langkah PSI Jakarta ini dilakukan atas dasar sikap PSI terhadap korupsi yang marak dilakukan oleh pejabat publik di DPR.

“Mungkin banyak masyarakat yang belum sadar bahwa salah satu akar masalah korupsi politik adalah soal pendanaan partai. Banyak wakil rakyat DPRD dan DPR yang masih dibebani oleh ‘pungutan partai’. Ini membuat potensi korupsi dari uang rakyat meningkat. Jika kita perhatikan, semakin dekat dengan Pemilu, terungkap juga kasus korupsi besar seperti kasus korupsi e-KTP dan proyek Hambalang.” jelas Rian Ernest, wakil ketua DPW PSI Jakarta.

Patungan Rakyat merupakan salah satu cara PSI Jakarta untuk mengajak masyarakat ambil andil dalam mengubah wajah baru politik. Sehingga masyarakat bisa benar-benar terlibat dalam proses pengusungan calon wakil rakyat oleh PSI. Setiap orang yang datang dikenakan donasi sebesar Rp. 200.000,00. Donasi ini berlaku baik untuk kontributor, pengurus, anggota, dan relawan PSI Jakarta.

Narahubung:

Neildeva Despendya P

Public Relations PSI Jakarta

neildeva@psi.id

0878 7820 3773