Terpapar Covid-19, ASN Pemprov DKI Jakarta Dianggap Lalai

DPRD DKI Jakarta menuding penyebab empat ASN DKI terpapar covid-19 saat mengawasi pasar karena lalainya penerapan protokol kesehatan. “Mereka kurang melindungi diri dengan APD yang sesuai protokol,” kata Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjutak kepada Media Indonesia, Jakarta, Senin (20/7). Namun, katanya, terpaparnya empat ASN DKI itu juga belum tentu dari pasar. Gilbert meminta para ASN lainya tetap mengawasi pasar dengan mematuhi protokol kesehatan. “Sebaiknya tetap saja dijalankan dengan protokol, bukan jadi alasan untuk tidak meibatkan ASN. Pasalnya, Satpol PP tidak cukup untuk mengawasi seluruh tempat,” imbuh Gilbert. Senada, Ketua Fraksi PSI DKI Jakarta Idris Ahmad juga mengungkapkan, seharusnya sebelum turun ke pasar, para ASN harus ikut swab test untuk mendeteksi penularan covid-19. “Seharusnya mereka diswab sebelum turun mengawasi dan dilengkapi dengan APD yang standar. Tapi yang ditemukan dilapangan hal hal tersebut tidak dilaksanakan,” kata Idris. Ia pun meminta Pemprov DKI harus benar benar memastikan ASN ikuti protokol kesehatan dan bahkan ada pemilihan personel yang selektif. “Optimalkan petugas lapangan dan pengelola pasar didalamnya ada petugas keamanan juga,” pungkas Idris. Diketahui, empat orang yang terpapar covid-19 itu berasal dari satu orang ASN dari Badan Pengelola Aset Daerah, satu orang ASN Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian. Lalu ada dua orang ASN dari Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statisik.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn