Pembahasan APBD-P 2020

Salam solidaritas!

Setelah sebelum disampaikan pembahasan KUPA-PPAS (Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS)) anggaran 2020, penandatanganan MoU KUPA-PPAS 2020, dan penyampaian pandangan umum terkait raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, sekarang PSI fokus dalam pembahasan APBD-P 2020 dengan SKPD-SKPD untuk melihat anggaran apa saja yang harus dipertahankan untuk sisa dua bulan ini di 2020.

PSI akan fokus dalam beberapa hal yaitu:
1. Kejelasan pengembalian commitment fee Formula E sebesar Rp. 560 M yang telah dibayarkan sebelumnya

2. Penyesuaian target pajak di tahun 2020 ini dengan keadaan yang ada di lapangan

3. Pembayaran sisa TKD bagi ASN Pemprov DKI Jakarta

4. Urgensi pencairan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp 1,4 T, apalagi ketika Pemprov DKI Jakarta masih memiliki piutang Kompensasi Pelampauan Nilai KLB/KDB sebesar Rp 1,69 T sesuai Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2019.

5. Penyesuaian dan pemotongan anggaran belanja barang dan jasa yang nilai totalnya mencapai lebih dari Rp 20 T

6. Mendorong anggaran yang berkaitan dengan antisipasi banjir seperti anggaran Tanggul Pengaman Pantai NCICD Fase A Sistem Aliran Barat agar dapat dibangun sesuai tanggung jawab dari Pemprov DKI Jakarta dan anggaran pembangunan rumah pompa (pompa stasioner)

7. Mendorong PMD untuk infrastruktur air bersih di PD. PAM Jaya agar semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan air bersih dan mendorong PMD untuk pembangunan LRT ke dalam PEN

8. Mendorong pemotongan anggaran Pengadaan Tanah RTH Makam Rp 254 M dan memaksimalkan TPU Rorotan sekitar 25 hektar dan TPU Pegadungan sekitar 60 hektar.

Untuk detail bahan lengkap (seperti: excel anggaran sampai komponen dan paparan SKPD) untuk dianalisis oleh bro dan sis bisa klik link berikut: http://bit.ly/DataAPBD-P2020