Distribusi Ke-2 Bansos DKI Ditunda Karena Data, William PSI: Keliru

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana, menyoroti wacana penundaan pembagian bantuan sosial (bansos) sampai ada perbaikan data penerima, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Menurut William perbaikan data ini harusnya bisa dilakukan lebih cepat. Pendataan ulang agar tidak terjadi salah sasaran penerima bansos ini, dikhawatirkan malah merepotkan masyarakat karena mereka terlalu lama menerima bantuan.

“Jadi perbaikan harus dipercepat, sehingga pembagian sembako berikutnya tepat sasaran,” kata dia, kepada IDN Times, Sabtu (2/5).

1. Perbaikan data harus dilakukan secepat mungkin

William menyayangkan adanya perbaikan data bansos yang justru dilakukan Pemprov DKI, setelah distribusi bantuan dilakukan.

“Tentunya merupakan hal yang keliru. Data seharusnya sudah siap sebelum pembagian sembako. Tapi apa boleh buat. Sudah terjadi,” kata dia.

2. Harus memperhatikan data yang diberikan RT dan RW

Ilustrasi Bansos Sembako (Dok. Kemensos)

Guna mempercepat pendataan, William menyarankan, Pemprov DKI juga harus memperhatikan data yang diberikan pemerintah setingkat RT dan RW, yang juga melakukan pencatatan di tengah pandemik virus corona atau COVID-19.

“Data dari RT/RW bisa dianggap lebih update situasi terkini,” ujar dia.

3. Penundaan distribusi bansos hingga ada perbaikan data

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menyatakan akan menunda distribusi bansos tahap kedua sementara waktu, hingga ada perbaikan data penerima.

Penundaan distribusi bansos bagi warga terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta tahap kedua ini, imbas dari kacaunya data penerima pada distribusi tahap pertama. Akibatnya, penyaluran bantuan tidak tepat sasaran.

Kepala Divisi Perkulakan, Retail dan Distribusi Perumda Pasar Jaya, Edison Sembiring mengatakan, pihaknya menunggu data valid dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

“Ini sedang dibahas tingkat Pemprov DKI, kemungkinan ada penambahan jumlah penerima bansos dan juga isi paket,” kata Edison saat dikonfirmasi, Selasa (28/4).

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn