DPRD: Anies Mesti Usahakan Commitment Fee Formula E Rp560 Miliar Kembali ke Rakyat

DPRD DKI Jakarta mendesak Gubernur Anies Baswedan dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memproses pengembalian commitment fee Formula E 2020 dan 2021.  Pemprov DKI Jakarta memang telah menyetorkan uang komitmen sebesar Rp560 miliar kepada Federation Internationale de l’Automobile (FIA) Formula E. Belakangan, ajang balap mobil listrik internasional itu ditunda karena pandemi COVID-19. Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, mengatakan, penyelenggaraan Formula E sudah dipastikan tidak digelar tahun ini. Karena itu, lebih baik commitment fee yang sudah disetor diminta kembali. “Dana itu berasal dari rakyat. Di tengah kondisi ini sangat lebih baik kalau itu kembali dan dibelanjakan untuk kebutuhan rakyat yang lebih penting,” kata Anggara, Kamis (14/5/2020). Anggara mendesak Pemprov DKI segera mengajukan klausul Force Majeure kepada dengan Federation Internationale de l’Automobile (FIA) agar keseluruhan commitment fee bisa dikembalikan.  “Kita harus punya kontrol sebagai pemilik anggaran karena uang itu adalah uang rakyat. Harus dibelanjakan sesuai prioritas untuk membeli sembako (bahan kebutuhan pokok rakyat),” ungkap politikus Partai Solidaritas Indonesia ini. Secara bertahap Pemprov DKI Jakarta harus menggelontorkan dana commitment fee Formula E dengan total 1,2 triliun. Dari total tersebut, sudah disetorkan Rp560 miliar kepada FIA. Rinciannya, sebesar Rp360 miliar untuk Commitment Fee Formula E tahun 2020 dan Rp200 miliar Commitment Fee Formula E tahun 2021.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn