DPRD Desak Anies Tarik Commitment Fee Formula E Rp 560 Miliar

Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta commitment fee penyelenggaraan Formula E tahun 2020 dan 2021 sebesar Rp 560 miliar dikembalikan. Wakil Ketua Komisi E Anggara Wicitra Sastroamidjojo mengatakan dalam rapat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, komisi telah sepakat meminta Gubernur DKI Anies Baswesan dan Jakarta Propertindo memulai proses pengembalian commitment fee tersebut.

“Baya commitment fee harus dapat dikembalikan karena penyelenggaraan Formula E secara realistis tidak akan mungkin terjadi,” kata Anggara melalui keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Mei 2020.

Politikus Partai Solidaritas Indonesia itu mengatakan dana tersebut lebih baik dimanfaatkan untuk menanggulangi wabah virus corona yang sedang melanda Ibu Kota. Dalam paparan Dispora DKI, diketahui bahwa dalam kurun waktu lima tahun mendatang, secara bertahap Pemprov DKI Jakarta harus menggelontorkan dana commitment fee Formula E dengan total Rp 1,2 triliun.

Dari total tersebut sudah dikeluarkan Rp 560 miliar yakni Rp 360 miliar pada Desember 2019 Commitment Fee Formula E tahun 2020 dan Rp 200 miliar Commitment Fee Formula E tahun 2021.

Anggara meminta Pemprov DKI segera mengajukan klausul force majeure kepada Federasi Formula E agar keseluruhan commitment fee bisa dikembalikan kepada rakyat. “Kita harus punya kontrol sebagai pemilik anggaran karena uang itu adalah uang rakyat. Harus dibelanjakan sesuai prioritas untuk membeli sembako,” ujar dia.

Dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, dapat dipastikan bahwa penyelenggaraan Formula E belum dapat dilaksanakan sehingga dana harus bisa dialihkan untuk kebutuhan rakyat yang lebih mendesak.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn