Pedagang Mangkir tes Covid 19 DPRD Kritik Pasar Jaya

100 an pedagang dan pengunjung Pasar Karang Anyar, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat menjalani rapid test dan swab test. Kegiatan di masa PSBB Transisi Fase-I ini dilaksanakan untuk memutus mata rantasi penyebaran Covid-19.

“Dilaksanakan sejak jam 08.00 WIB terhadap 100 orang. Ini hanya sebagian dari pedagang, masih banyak yang belum dan sengaja tidak hadir,” kata Kepala Pasar Karang Anyar, Misan, saat ditemui PONTAS.id, Kamis (26/6/2020).

“Sebelumnya juga sudah kita sosialisasikan agar pedagang mengikuti pemeriksaan yang tujuannya untuk memastikan pasar ini tidak terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad, mengimbau pihak PD Pasar Jaya mengoptimalkan peran untuk mendorong pedagang melakukan pemeriksaan.

“Pasar Jaya sebagai pengelola pasar bisa mengoptimalkan hal ini karena mereka yang punya kewenangan perijinan di areal pasar. Acuannya jelas, Pasar Jaya harus menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin,” kata Idris, menjawab PONTAS.id pagi tadi.

“Peran aktif tiga pilar serta tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait bahaya Covid 19 juga harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Lurah Karang Anyar, Heru Supriyono menjelaskan, pihaknya merencanakan pemeriksaan terhadap 239 orang baik dari pedagang, pengunjung serta pedagang kaki lima.

“Targetnya sekitar 239 pedagang termasuk pedagang kaki lima. Dan untuk pemeriksaan kita bekerjasama dengan Puskesmas Kecamatan Sawah Besar.

“Bila ada pedagang pasar atau pedagang kaki lima yang terpapar Covid-10, akan kita tutup selama tiga hari dan kita lakukan penyemprotan disinfektan,” katanya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn