PSI Apresiasi Gubernur Anies Terapkan Kebijakan Ganjil Genap untuk Pedagang di Pasar Tradisional

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengapresiasi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerapkan sistem ganjil genap di pasar tradisional.

“Kami mengapesiasi langkah Pemprov DKI yang memberlakukan sistem ganjil genap pedagang yang berjualan di pasar,” ucap anggota Fraksi PSI DPR DKI Eneng Malianasari, Senin (15/6/2020).

Meski memberi apresiasi, politisi muda ini juga memberi masukan kepada Pemprov DKI atau dalam hal ini BUMD Perumda Pasar Jaya untuk menambah jam operasional pasar tradisional.

Sebab, dengan tidak adanya batasan jumlah pengunjung di pasar tradisional dan jam operasional yang dibatasi, maka berpotensi besar menyebabkan penumpukan warga di pasar.

“Asumsinya pembeli relatif tetap, tapi operasional dan jumlah pedagang dibatasi, ya warga bisa menumpuk. Jika tidak ada pembatasan pembeli masuk ke pasar, harusnya jam operasionalnya justru diperpanjang,” ujarnya.

Selain itu, Eneng juga meminta Perumda Pasar Jaya kembali mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan belanja online di pasar tradisional melalui situs http://belanja.pasarjaya.co. id/.

Layanan belanja online inii sendiri awalnya diperkenalkan Pemprov DKI saat masa awal PSBB bulan April lalu.

“Pedagang harus terus didorong untuk bisa beradaptasi dengan layanan belanja jarak jauh, baik secara online maupun melalui layanan pesan antar,” kata Eneng.

“Ini bisa mendorong pembelia sekaligus mengurangi risiko penularan dari interaksi tatp muka 10 hingga 20 persen,”

 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn