PSI dan Nasdem Desak Anies Baswedan Tarik Biaya Komitmen Formula E

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Nasional Demokrat (NasDem) mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik biaya komitmen yang telah dibayarkan Pemprov kepada penyelenggara Formula E.

Sebab saat ini Indonesia, termasuk Jakarta, tengah dilanda pandemik virus corona atau COVID-19 yang membutuhkan biaya besar untuk penanganannya..

1. Kondisi perekonomian Jakarta sedang anjlok

Anggota Fraksi NasDem, Jupiter, mengatakan saat ini kondisi perekonomian Jakarta sedang memprihatinkan. Karena virus corona atau COVID-19 APBD DKI sampai anjlok 53 persen.

“Saya dengan tegas meminta Pemrov DKI Jakarta untuk tarik balik uang komitmen Formula E sebesar Rp360 Miliar,” tegas Jupiter pada Sabtu (17/5).

2. Formula E tak bisa dilaksanakan karena force majeur Humas DPRD DKI Jakarta

Jupiter menjelaskan bahwa pandemik virus corona merupakan kejadian force majeur yang juga dialami di seluruh dunia sehingga ajang balap mobil listrik Formula E tak akan bisa dilaksanakan. Anggota Komisi C itu menilai tak ada lagi alasan bagi Pemprov DKI Jakarta untuk tidak bisa membatalkan pengembalian uang itu.

“Uang sebesar Rp360 miliar tentu uang jumlah yang sangat besar yang bisa dialokasikan dengan hal yang lebih bermanfaat untuk kesejahteraan rakyat. Saya khawatir jika Pemrov DKI tidak segera diurus dan tidak mengambil sikap action-nya, ini jelas merugikan keuangan daerah,” jelasnya.

3. PSI nilai uang tersebut lebih baik untuk rakyat

Anggota Fraksi PSI, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, sebelumnya juga telah mendesak Anies segera menarik uang komitmen yang telah dibayarkan senilai Rp560 miliar, dengan rincian Rp360 miliar pada Desember 2019 untuk commitment fee Formula E Tahun 2020 dan Rp200 miliar untuk commitment fee Formula E Tahun 2021.

Pada rapat Komisi E DPRD dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Rabu (13/5) lalu, pria yang akrab disapa Ara ini mengungkap biaya komitmen harus dapat dikembalikan karena penyelenggaraan Formula E secara realistis tidak akan mungkin terjadi.

“Dana itu berasal dari rakyat dan di tengah kondisi ini sangat lebih baik kalau itu kembali dan bisa dibelanjakan untuk kebutuhan rakyat yang lebih penting,” ujarnya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn