Sikap PSI Atas PElaporan Bintang Emon ke Kemkominfo oleh Charlie Wijaya

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta langsung merespon kabar kadernya yang melaporkan komedia Bintang Emon ke Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Akun bernama Charlie Wijaya memuat keterangan di Twitter bahwa dia merupakan kader termuda PSI dan eks caleg parlemen remaja 2019 DPR RI. Tapi belakangan soal PSI itu dihapus.

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menyatakan Charlie Wijaya bukan pengurus, juga bukan mantan caleg PSI.

“Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menyatakan Charlie Wijaya bukan merupakan pengurus, juga bukan mantan caleg PSI,” tulis DPW PSI Jakarta di akun Twitter @PSI_Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Sementara itu, Juru Bicara bidang Hukum PSI, Rian Ernest mengungkapkan video Bintang Emon (BE) adalah bagian dari kebebasan berpendapat yang merupakan hak semua warga negara. Apalagi profesi BE membuat pendapat dia dapat disampaikan secara lebih kreatif dan bermakna.

Menurutnya, secara historis di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia, seni-budaya (termasuk komedi) adalah medium efektif menyampaikan kritik mengenai masalah yang dihadapi rakyat, termasuk kritik terhadap pemimpin.

“Secara substansi kritik yang disampaikan BE sah-sah saja. Posisi saya pribadi dan BE sama. Sebagai warga negara kami merasa tuntutan 1 tahun terhadap Novel Baswedan mencabik-cabik rasa ketidakadilan,” kata Rian di akun Twitter @rianernesto.

Sebelumnya, di akun twitter Charlie Wijaya memuat pengakuan bahwa telah melaporkan Komika Bintang Emon. Charlie sendiri di dalam bionya mengaku bekerja di sebuah maskapai penerbangan.

Charlie mengaku melaporkan video Bintang Emon ke Kominfo. Tak dijelaskan alasan pelaporan itu. Tapi dia sempat menyebut nomor pelaporan.

Pengakuan PSI bahwa tidak kenal Charlie Wijaya dibantah oleh warganet dengan menyodorkan jejak digital Charlie Wijaya dan PSI.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn