Siswa Gagal Seleksi PPDB Terancam Putus Sekolah, PSI Minta Anies Siapkan Subsidi

Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad  meminta Gubernur Anies Baswedan menyiapkan skema bantuan bagi peserta didik yang tidak lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

Idris menuturkan, subsidi diberikan agar peserta didik tetap memperoleh pendidikan  di sekolah swasta. Sebab, kini banyak masyarakat yang terhimpit masalah ekonomi karena pandemi Covid-19.

“Ribuan calon siswa yang tidak lolos seleksi  terancam putus sekolah karena tidak mampu membiayai pendidikan di sekolah swasta,” kata Idris Ahmad kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

 

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta ini meminta Gubernur Anies Baswedan tidak menutup mata masalah PPDB tahun ini. Masalah seleksi masuk sekolah negeri yang membuat ribuan peserta didik tertolak di sekolah negeri harus segera dicari solusinya.

“Pemprov DKI tidak boleh lepas tangan, bagaimanapun juga kekisruhan ini akibat mekanisme faktor usia yang dipaksakan. Harus segera dicarikan solusi sebelum tahun ajaran baru dimulai,” tegasnya.

Idris menyarankan, Pemprov DKI bisa menyalurkan anggaran pendidikan dalam bentuk subsidi uang pangkal atau pembebasan uang sekolah langsung ke calon siswa untuk beberapa bulan pertama. Mekanisme itu kata dia bahkan akan diterapkan di daerah lain seperti Kota Semarang dan Provinsi Bali.

 

Bentuk lain juga bisa berupa insentif keringanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi sekolah swasta yang memberikan keringanan biaya uang pangkal atau uang sekolah.

“Perlu ada peningkatan anggaran hibah guru untuk membantu menekan operasional sekolah swasta,” tambahnya.

Dia melanjutkan, karena masih berada di zona merah, proses belajar mengajar di DKI Jakarta akan mengadopsi metode jarak jauh, sehingga pembayaran biaya seragam dan buku sekolah tidak boleh diwajibkan di sekolah swasta.

“Yang terutama adalah anak tidak putus sekolah, pendidikan harus terus berlanjut, karenanya orang tua tidak boleh dibebankan dengan biaya tinggi. Tapi tetap juga harus memikirkan keberlangsungan sekolah swasta,” tutupnya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn