William PSI: Pak Anies Jangan Stres Gara-gara Survei Capresnya Turun

Dampak pandemi COVID-19 tak hanya berimbas pada kesehatan maupun ekonomi masyarakat, tetapi juga mempengaruhi pandangan masyarakat di sektor politik. Dari hasil survei terbaru yang dilakukan oleh lembaga Indikator Politik Indonesia tergambar perubahan pandangan politik publik sebelum dan saat terjadi pandemi.

Menurut survei itu, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merangkak naik. Pada Februari 2020 elektabilitasnya 9,1 persen, setelah pandemi menjadi 11,8 (Mei).

Pada rentang periode yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami peningkatan elektabilitas, awalnya 3,8 persen menjadi 7,7 persen.

 

Sementara elektabilitas Gubernur Jakarta Anies Baswedan justru menurun menjadi 10,4 persen dibandingkan pada Februari lalu yang mencapai 12,1 persen. Dalam survei itu, selain ketiga nama gubernur, Indikator Politik Indonesia juga mensurvei tokoh-tokoh lain yang berpeluang maju ke pemilu presiden 2024.

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI William Aditya Sarana melalui akun Twitter @willsarana mengomentari hasil survei tersebut, terutama elektabilitas Anies. Dia berharap Anies tidak terganggu dengan hasil survei yang menunjukkan menurunnya tingkat dukungan publik.

 

 

“Pak Anies jangan stress ya gara-gara survey capresnya yang turun. Urus DKI Jakarta saja dengan benar. Nanti, naik sendiri. Saya jamin. Makin panik, Pak Anies bakal makin terlempar. Jangan gara-gara stress, Pak Anies gagal jadi capres,” kata William.

Sedangkan pengamat politik Denny Siregar dalam akun Twitter @Dennysiregar7 menilai wajar kalau tingkat elektabilitas Anies menurun di tengah pandemi. “Wong kerjaannya cuman konpars konpers thok. Sekali sekali sih gapapa, ini berlebihan. Jadi males liatnya. Pasti doi lagi cemberut malem ini,” kata Denny dua hari yang lalu.

Survei, kata Wakil Ketua DPD Gerindra Jakarta Syarif, merupakan upaya untuk memotret persepsi publik dan dia menghargainya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn